Contagious

Teknik Membuat Produk Menjadi Dikenal dan Populer

Jenis Buku : Import

Negara Penerbit : Amerika Serikat

Penulis : Jonah Berger

Tahun Terbit : 2013

Kategori: Marketing

Indra Budi

Author Review

1.753

Read
Indra
Indra Budi

HR Manager, Entrepreneur, Read 1 book a week

  

01 May 2016 | Komentar : 2

Apakah yang menjadikan sesuatu gagasan atau produk menjadi populer ?. Kalo menurut Anda iklan, coba pikir lagi. Orang tidak mendengarkan iklan, mereka mendengarkan teman.

Penulis buku ini menjelaskan bahwa word of mouth (WOM) tetap menjadi hal yang paling penting dalam praktek pemasaran (marketing) khususnya yang membuat sebuah gagasan menjadi mewabah dan populer.

Mekanisme word of mouth (bahasa: getok tular) dianggap lebih efektif dibandingkan dengan iklan konvensional dalam membuat sebuah produk menjadi populer, alasannya sebagai berikut:

  • Lebih jujur sehingga lebih persuasif. Karena iklan selalu mengatakan produknya paling baik, hal itu justru  tidak bisa dipercaya. Sementara teman cenderung mengatakan yang sebenarnya kepada kita.
  • Lebih terarah. Getok tular secara alamiah akan mengarah kepada orang yang berminat. Kita tidak mungkin memberikan rekomendasi tempat belanja yang kita sukai ke setiap orang.

Buku ini menjelaskan dengan sangat baik bagaimana membuat sebuah produk menjadi dikenal, diperbincangkan, dan populer. Setidaknya ada enam hal yang perlu diperhatikan:

  • Social Currency – Kita cenderung akan berbagai sesuatu hal yang dengan menceritakan tersebut kita akan mendapat penilaian atau reputasi yang baik.
  • Triggers - Top of mind, tip of tongue
  • Emotion - When we care, we share
  • Public - Built to show, built to grow
  • Practical Value - News people can use
  • Stories - Information travels under the guise of idle chatter

Keenam prinsip ini seperti pemicu yang akan membuat orang lain ingin membicarakan dan membagikan konten anda kepada orang lain. Tetapi pada postingan kali ini, saya batasi dulu untuk membahas triger yang pertama yaitu Social Currency, yang lain akan dibahas pada postingan selanjutnya.

 

SOCIAL CURRENCY: Berlomba mengumpulkan reputasi baik dimata orang lain.

Bagaimana cara menggunakan social currency agar produk kita dibicarakan orang dan kemudian menyebar ?, ini merupakan inti pembahasannya bab ini.

Menciptakan mata uang baru yaitu Social currency maksudnya adalah bagimana produk  kita bisa memiliki sesuatu hal yang apabila orang menceritakannya akan membuat orang tersebut mendapat kesan baik atau hebat.

Kesan yang baik dan hebat yang dimaksudkan tersebut seperti misalnya seseorang menjadi terlihat berwawasan luas, seperti terlihat mengetahui hal-hal yang baru yang orang lain belum mengetahuinya, dan lain sebagainya. Intinya sesuatu yang membuat Ia terlihat lebih baik.

Produk yang berpotensi diceritakan kemudian menular adalah produk yang karena keunikannya mendorong orang untuk menceritaknnya kepada orang lain. Dorongan ini secara alamiah muncul karena dengan menceritakannya akan membuat si pencerita mendapat penilaian atau dikesankan baik.

Hasrat untuk mendapatkan pengakuan sosial merupakan motivasi mendasar manusia. Tindakan seperti hasrat untuk menceritakan pikiran-pikiran, pandangan, pengalaman merupakan dorongan alamiah manusia. Bukan sekedar pamer dan menyombongkan. Tetapi karena kita senang melakukannya.

 

Berikut tiga faktor yang bisa membangun social currency sebuah gagasan atau produk bisa menjadi populer:

1. Keistimewaan Yang Sengaja Diciptakan

Salah satu produk minuman di Amerika Serikat, Snapple menggunakan strategi Social Currency untuk membuat produknya dikenal. Caranya sederhana, pada tutup minuman bagian dalam dituliskan sebuah fakta yang unik dan cerdas, seperti Fakta no 12: bahwa kangguru tidak dapat berjalan mundur. Fakta no 27: Bola dari kaca akan memantul lebih tinggi daripada bola dari karet. Faktor no 73 mengatakan bahwa rata-rata orang menghabiskan waktu 2 minggu semumur hidupnya untuk menunggu lampu lalu lintas menjadi hijau.

Fakta ini begitu mengejutkan sekaligus menghibur sehingga sulit untuk tidak menceritakannya kepada orang lain. Seandainya Anda pernah meminum Snapple bersama seorang teman, secara spontan  Anda akan saling menceritakan fakta yang Anda dapatkan.

Hal yang istimewa seperti inilah yang layak mendapat perhatian, layak dikomentari. Dan menceritakan hal-hal yang istimewa ini membuat mereka mendapatkan mata uang sosial.

 

2. Mekanisme Permaianan

Maskapai penerbangan menggunakan strategi ini dengan sangat baik. Sudah lebih dari setengah abad orang menggunakan jasa penerbangan komersial. Istilah Freequent Flier sudah diperkenalkan sejak tahun 1970an. Tetapi baru belakangan ini dijadikan sebagai semacam permainan. Maskapai mencatat jarak terbang tiap penumpang dan memberi mereka tingkat dalam status keanggotaan.  Program ini sudah memotivasi jutaan orang untuk menanamkan kesetiaan mereka ke sebuah maskapai penerbangan, mengumpulkan jumlah mil perjalanan mereka dengan berharap akan mendapat kenaikan tingkat dalam status keanggotaan dan bisa ditukar dengan perjalanan gratis, menginap gratis, dan bonus lainnya.

Program ini menjadi semacam permainan, orang berlomba-lomba untuk mengejar jumlah mil penerbangan, mendapat status keanggotaan yang lebih tinggi, dan program bonus yang disediakan. Karena adanya status keanggotaan yang dibuat berbeda dan adanya sistem insentif, program ini memiliki social currency yang memicu seseorang untuk bercerita kepada temannya tentang pencapainnya, tentang statusnya, dan pengalamannya.

 

3. Dibuat seolah menjadi bagian orang dalam (Inner Circle)

SmartBargains.com merupakan sebuah situs pembelanjaan dengan tujuan menjual barang murah dari perusahaan yang ingin cuci gudang, harganya 75% lebih murah dari harga di pasar eceran. Namun setelah dua tahun beroperasi situs ini terancam gulung tikar. Margin rendah dan sambutan masyarakat makin lama makin menurun.

Melihat tren seperti itu, COE SmartBargais.com meluncurkan web baru Rue La La. Menjual produk yang sama dengan SmartBargains.com tetapi dengan model bisnis “flash sales”, yang berarti transaksi tersedia pada rentang 24 jam atau hanya beberapa hari saja. Akses hanya melalui undangan. Anda harus diundang oleh seseorang yang sudah menjadi Anggota.

Penjualan langsung melonjak. Pada beberapa bulan pertama permintaan begitu tinggi. Ketika transaksi dibuka jam 11.00 makan jam 11.03 semua sudah laku.

Lalu apa yang mengubah situs web yang dianggap membosankan menjadi tempat yang membuat orang berebut mendapatkan akses. Karena situs ini membuat orang merasa menjadi orang dalam, Ia merasa eksklusif karena tidak setiap orang bisa memiliki akses untuk membeli barang yang dijual di situs tersebut.

 

to be continue...