How to Win Friends and Influence People in the Digital Age

Tips dan trik membuat network yang luas

Jenis Buku : National

Negara Penerbit : Indonesia

Penulis : Dale Carnegie & Associates, Inc., bersama Brent Cole

Tahun Terbit : -

Kategori: Communication

Himawan Pramudita

Author Review

2.957

Read
Himawan
Himawan Pramudita

Pencari Keharmonisan Hidup

  

01 Feb 2016 | Komentar : 2

Ini salah satu buku favorit saya, buku yang menjelaskan dengan baik bagaimana berhubungan dengan orang lain. Buku ini cocok untuk orang-orang yang mengalami kesulitan untuk berhubungan dengan orang lain, atau yang ingin memperdalam untuk dapat berhubungan dengan orang lain.

Buku yang ini tidak ditulis oleh Carnegie, tapi oleh lembaga Dale Carnegie bersama Brent Cole. Meski begitu, mereka tetap menulis berdasarkan ide-ide orisinil Carnegie dan tidak jarang mengutip pernyataan Carnegie dari buku aslinya. Jika ingin membaca buku yang ditulis Carnagie, bisa baca buku versi pertama yang diterbitkan tahun 1937 :D

Terdiri dari empat bagian, buku ini mencoba menjabarkan secara bertahap cara-cara mendapatkan teman dan mempengaruhi orang lain.

 

Bagian pertama: Yang Perlu Dilakukan dalam Keterlibatan

1.Bagaimana kita seharusnya berpikir panjang sebelum melontarkan kritik (terlebih lewat media sosial dunia maya). Penulis memberi contoh-contoh nyata akibat buruk dari “mengekspresikan kekesalan ke seluruh dunia”. Kita juga sering mendengar orang dituntut atas pencemaran nama baik setelah mengkritik seseorang atau sebuah organisasi lewat media sosial.

2.Mengapa menegaskan kebaikan dalam diri setiap orang itu penting. Bagaimana memengaruhi orang lain dengan menyentuh keinginan inti mereka. Ini penting karena “kita hanya bergerak ke arah sesuatu yang menggerakkan kita” 

Bagian kedua: Enam Cara untuk Memberikan Kesan yang Tahan Lama

1.Menaruh minat terhadap minat orang lain 

“[...] Anda bisa memiliki lebih banyak teman dalam hitungan menit jika Anda dengan tulus tertarik dengan minat orang lain ketimbang dalam hitungan berbulan-bulan mencoba membuat orang lain tertarik kepada Anda... perjuangan terbesar kita adalah egoisme kita...”

2.Betapa pentingnya senyuman

 “Senyuman memperkaya mereka yang menerimanya tanpa membuat orang yang memberikannya menjadi lebih miskin. Senyuman hanya membutuhkan waktu sekejap, tetapi memori yang ditinggalkannya bertahan selamanya.”

3.Pentingnya mengingat nama orang lain, 

Karena dengan memanggil nama, kita bisa meningkatkan level hubungan dengan orang lain. “Nama adalah bunyi paling manis dan penting di dalam bahasa apa pun.” 

4.Menyimak orang lain lebih lama -- menyimak berbeda dengan mendengar.

Seringnya ego kita menyebabkan kita lebih sering berbicara daripada mendengar. Mendengar saja jarang, apalagi menyimak? “Jika kita mendengar dan belajar, kita akan hidup dengan lebih harmonis lagi.” 

5.Ketahui apa yang penting bagi orang lain

Perhatikan dengan seksama, apa yang dianggap penting bagi orang lain. Setiap orang memiliki kepentingan sendiri-sendiri.

6.Membuat orang lain merasa lebih baik

“Ada dua cara untuk menjadi signifikan: lakukan sesuatu dengan begitu baik atau lakukan sesuatu dengan begitu buruk. Sayangnya, keburukan adalah cara termudah untuk menjadi terkenal pada zaman sekarang. [...] Kunci sebenarnya untuk mendapatkan teman dan memengaruhi orang pada zaman sekarang adalah mengubah hubungan dari manipulatif menjadi bermakna.” 

 

Bagian ketiga: Cara Mendapatkan dan Menjaga Kepercayaan Orang Lain

1.Hindari argumen (yang mengarah ke ketegangan dan konflik)

2.Jangan pernah mengatakan, “Kau salah” , 

“tunjukkan sikap yang ramah, pandang situasi dari sudut pandang orang lain dan tunjukkan rasa hormat kepada orang tersebut.” 

3.Akui kesalahan dengan cepat dan sungguh - sungguh.

“Kita semua terkadang lupa bahwa ada semacam kepuasan dengan memiliki keberanian untuk mengakui kesalahan.” 

“Memang hebat kekuatan dua kata yang dapat mengubah segalanya ini: ‘Lo siento. Maafkan aku.’" 

4.Awali dengan sikap ramah

“Mendapatkan teman dimulai dengan sikap ramah.” 

5.Akses afinitas

Menurut KBBI, afinitas adalah "ketertarikan atau simpati yg ditandai oleh persamaan kepentingan".

6.Biarkan orang lain mendapatkan pengakuan

“Kesuksesan Anda selalu sepadan dengan jumlah orang yang ingin menyaksikan Anda sukses. Jika Anda menginginkan kesuksesan untuk orang-orang yang sudah berteman dengan Anda (bukan malah berusaha menjalin pertemanan dengan mereka yang sudah sukses), Anda bisa menjamin bahwa orang-orang ini juga menginginkan Anda sukses.” 

7.Terlibat secara empatik “Empati adalah kekuatan yang tidak terelakkan dari pendekatan berdasarkan kemurahan hati dan pengertian.” 

8.Gugah sifat mulia/baik di dalam diri orang-orang yang ingin Anda pengaruhi

Pendekatan semacam ini menuntun kita pada hubungan sejati dengan orang lain, bukan hubungan yang sekadar alat untuk transaksi.

9.Berbagi perjalanan

Dalam hal bisnis, pendekatan ini bisa digambarkan dengan bisnis one-on-one, di mana kehidupan personal dan profesional bertemu. Bagaimana perusahaan melakukan pendekatan personal dengan konsumennya. Bagikan kisah dengan orang lain, maka orang lain pun akan membagikan kisahnya dengan Anda, sehingga terciptalah dunia milik bersama.

10.Berikan tantangan pada orang lain untuk membantu menuju perubahan positif, sebaiknya tantangan itu juga melibatkan Anda, sehingga kita tidak hanya berkhotbah, tapi juga melakukan.

Bagian keempat: Cara Menuntun Perubahan Tanpa Penolakan atau Kebencian

1.Awali dengan positif

2.Akui kekurangan Anda

“Agar dapat meninggalkan jalan kegagalan yang berkesinambungan, pertama-tama yang harus dilakukan adalah menuturkan dua kata yang paling sulit untuk dituturkan: ‘Saya salah.’”

3.Tunjukkan kesalahan tanpa menarik perhatian

4.Lebih baik mengajukan pertanyaan daripada memberi perintah secara langsung

5.Ringankan kesalahan

6.Membantu seseorang menyelamatkan muka -- saran yang paling sulit saya lakukan 

7.Berfokus pada kemajuan

8.Sematkan reputasi yang baik kepada orang lain

9.Terus terhubung pada pijakan yang sama